Rabu, 14 September 2011

2. Layang-layang, Lampu, Motoran dan Batere Handphone

Layang-layang adalah salah satu mainan favorit baik anak-anak maupun orang dewasa. Lebaran 2011 kemarin, waktu mudik di saat musim kemarau di daerah saya, banyak anak-anak dan orang dewasa bermain layang-layang sambil menunggu beduk maghrib. Layang-layang sederhana biasa dimainkan oleh anak-anak. Layang-layang yang besar dan rumit biasa dimainkan oleh orang-orang dewasa, salah satu contoh adalah layang-layang 24 jam.

1. Layang-layang 24 jam
Maksudnya adalah layang-layang yang bisa melayang di udara selama 24 jam nonstop. Selain faktor bentuk, faktor ketinggian dan banyaknya angin di suatu daerah yang tidak sama menjadi faktor penentu apakah layang-layang bisa melayang selama 24 jam atau tidak.

2. Layang-layang berlampu type A (sudah sering dijumpai)
Layang-layang berlampu LED (Light Emiting Diode) sudah ada sejak dahulu di mana layang layang diberi lampu agar pada petang dan malam hari masih bisa terlihat dari bawah. Jaman dahulu, layang-layang berlampu masih menggunakan batere A2 sebagai sumber energi listriknya, akan tetapi seiring perkembangan jaman, layang-layang berlampu sekarang sudah menggunakan batere handphone yang relatif lebih ringan dan daya tahannya yang lebih lama dibanding batere A2 dan bisa dicharge. Di daerah saya ada perajin yang menjual pesanan layang-layang dengan 40 LED, batere handphone dan rangkaian elektronik agar lampu bisa menyala kelap-kelip (tidak monoton) seharga Rp 150.000. Jika faktor angin mendukung, layang-layang ini dirancang siap terbang 24 jam.

3. Layang-layang belampu type B (sudah ada)
Selain menggunakan batere handphone, di daerah saya ada layang layang berlampu yang tidak menggunakan batere sebagai sumber energi lampunya. Layang-layang ini menggunakan kumparan pada motoran yang diputar oleh baling-baling layang-layang sehingga putaran baling-baling tersebut memutar kumparan motoran untuk menghasilkan arus listrik untuk menyalakan lampu layang-layang.

4. Layang-layang berlampu type C (masih sebatas ide, belum terrealisir)
Layang-layang ini masih sebatas ide, yaitu layang-layang berlampu yang dirancang untuk melayang selama lebih dari 24 jam. Konsepnya adalah menggunakan batere handphone yang relatif tahan lama dikombinasi dengan rangkaian elektronik yang berfungsi sebagai rangkaian charger batere handphone yang proses chargingnya menggunakan tenaga angin yang memutar baling-baling motoran pada rangkaian elektronik tersebut. Layang-layang ini masih sebatas ide, karena untuk membuat rangkaian charger elektronik dengan motoran mungkin dibutuhkan komponen yang tidak ringan yang memberatkan layang-layang sehingga mungkin ide saya ini belum bisa terrealisir dalam waktu dekat.

1 komentar:

Anonim,  15 Agustus 2012 00.19  

mas mau tanya untuk layangan berlampu tipe B itu pake motor jenis apa ya? apa motor nya yg di tamiya?

Visitors Map

About This Blog

Blog ini saya jadikan sebagai tempat berbagi dengan sesama

Laman

  © Blogger templates The Professional Template by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP